3 UTS-3 My Stories for You
ITB bukan pilihan pertama???
Setiap manusia berhak memiliki mimpi setinggi mungkin, tetapi tidak semuanya harus kita realisasikan jika menurut kita memang bukan takdirnya. Masuk ke jurusan informatika bukanlah tujuan utamaku. Semua usaha aku kerahkan untuk memasuki jurusan kedokteran.
Tahap SNBP
Dari awal kelas 10, aku selalu berjuang untuk mendapatkan nilai setinggi mungkin. Saat pengumuman eligible, aku sedikit bersyukur bisa menjadi salah satu siswa eligible yang berarti mendapatkan kesempatan untuk mengikuti SNBP. Akan tetapi, sedikit kecewa karena berada di peringkat yang cukup rendah, dimana sangat sulit untuk lolos ke jurusan impian. Di saat itu juga aku memutuskan untuk lebih giat untuk belajar dan mengerjakan soal UTBK karena aku sendiri tidak yakin kalau bisa lolos jurusan kedokteran lewat jalur “gaib” seperti ini. Dan benar saja, di saat pengumuman SNBP, aku tidak berhasil lolos ke jurusan kedokteran.
Tahap SNBT
Saat aku sudah mengetahui hasil dari SNBP, aku semakin lebih rajin lagi untuk latihan soal dan mengikuti les. Bahkan, aku hadir di tempat les 5 hari dalam seminggu. Setiap hari ditargetkan untuk mengerjakan kurang lebih 50 soal UTBK dan harus melakukan try out setiap minggu. Jika kalian melihat perjuanganku seperti itu, seharusnya aku bisa mengerjakan UTBK dengan lancar dan lolos ke jurusan kedokteran bukan? Ternyata perjalananku belum berhenti di tahap ini. Saat aku membuka pengumuman SNBT, kejadian SNBP pun terulang kembali. Aku belum diberikan kesempatan untuk lolos ke jurusan yang aku inginkan.
Pergulatan dan Keputusan
Sejenak aku berpikir, apakah aku harus melirik jurusan yang lain, ataukah harus terus berjuang di jurusan yang sama. Setelah memakan beberapa waktu untuk bergelut dengan pikiran sendiri, akhirnya aku memutuskan untuk tetap mencoba jurusan kedokteran pada pilihan 1 dan teknik pada pilihan 2.
Seleksi Mandiri
Setelah beberapa kali aku mengalami kegagalan di seleksi mandiri PTN, akhirnya aku diterima di 4 kampus berbeda, tetapi hanya 2 kampus yang menurutku sangat keren kalau aku diterima di kampus dan jurusan tersebut.
Perkenalkan lagi aku calon mahasiswa kedokteran dari UPN Veteran Jakarta, tapi aku menolak tawaran tersebut karena uang pangkal yang sangat tinggi. Oleh karena itu, aku menjadi mahasiswi Teknik Informatika ITB angkatan 2023. Sampai detik ini aku masih belum menyangka bahwa aku berada di jurusan yang sama sekali tidak aku rencanakan di hidupku.